Menu Close

Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Medical Check Up

Mencegah penyakit muncul sedari dini merupakan salah satu tabungan yang baik untuk masa depan, hal ini tentu lebih baik ketimbang mengobati. Agar mengetahui kondisi terkini terkait kesehatan, medical check up harus dilakukan dengan lengkap. Pemeriksaan medical check up lengkap dapat menjadi kunci kesehatan masa depan tubuh seseorang yang baik.

Dalam memantau kondisi kesehatan, pemeriksaan secara rutin tentu harus dilakukan tujuannya sangat sederhana. Yakni untuk mendeteksi secara dini suatu penyakit atau gangguan kesehatan tertentu, hingga menentukan langkah pengobatan lanjut atau rujukan ke dokter spesialis. Jika ditemukan masalah kesehatan serius yang mengancam nyawa.

Pemeriksaan Medical Check Up Lengkap

Medical check up merupakan pemeriksaan menyeluruh pada tubuh dan kesehatan seseorang, dengan begitu akan lebih cepat untuk mendeteksi penyakit yang bisa menyerang tubuh. Jika penyakit ini segera terdeteksi, maka penanganan yang diberikan juga semakin cepat dan tepat. Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam pemeriksaan kesehatan lengkap.

  1. Keluhan

Semua keluhan yang dialami seperti sakit kepala, nyeri, adanya perubahan bentuk anggota tubuh, alergi hingga gangguan siklus menstruasi harus dicatat dan diberitahukan ke dokter. Adapula keluhan terkait kesehatan mental, bisa seperti sulit untuk tidur, munculnya rasa cemas berlebihan hingga sedih berkepanjangan.

  1. Riwayat Kesehatan Keluarga

Mencakup tentang riwayat kesehatan dan penyakit pada keluarga inti maupun kerabat dekat yang sedarah. Dokter membutuhkan informasi penting ini untuk dapat mendeteksi apakah pasien memiliki faktor risiko kelainan genetik atau penyakit keturunan tertentu. 

  1. Obat yang Dikonsumsi

Beritahukan ke dokter jika pasien sedang dalam konsumsi obat-obatan tertentu, termasuk suplemen hingga herbal yang rutin atau pernah dikonsumsi dalam jangka panjang. Hal ini penting untuk melengkapi informasi yang diperoleh dokter setelah medical check up dilakukan.

  1. Hasil Pemeriksaan Sebelumnya

Hal ini perlu dilakukan jika pasien sebelumnya pernah menjalani tindakan medis tertentu, seperti operasi, imunisasi hingga fisioterapi. Beritahukan hasil pemeriksaan tersebut kepada dokter, sebelum medical check up, tujuannya sebagai bahan penunjang. Hal ini berlaku pula bagi pasien yang menjalani pemeriksaan penunjang, seperti tes darah dan urin, rontgen, USG dan biopsi.

  1. Pahami Ketentuan Medical Check Up

Perlu diketahui bahwa beberapa pemeriksaan kesehatan memungkinkan pasien harus berpuasa selama 8-12 jam sebelum medical check up dilakukan. Kondisi ini dapat diterapkan pada pemeriksaan kolesterol dan gula darah. Selain beberapa persiapan yang telah disebutkan, pasien dianjurkan untuk memeriksa kembali jadwal pemeriksaan.

Konsumsi Makanan Usai Medical Check Up

Dalam menjalani pemeriksaan kesehatan, energi seseorang bisa saja terkuras habis untuk beberapa proses medical check up. Terlebih bagi mereka yang berpuasa terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan ini, berikut ini terdapat beberapa jenis makanan yang bisa mengembalikan energi dengan cepat setelah melakukan pemeriksaan medical check up lengkap.

  • Almond

Bahan makanan ini mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan, seperti vitamin B dan magnesium. Beberapa nutrisi yang ada mampu untuk mengembalikan energi yang terkuras saat melakukan pemeriksaan kesehatan.

  • Kentang

Merupakan sumber karbohidrat yang bisa dikonsumsi sebagai menu utama, bahkan dapar dijadikan sebagai pengganti nasi. Tentu kandungan di dalamnya dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan energi setelah proses medical check up.

  • Pisang

Buah ini mengandung karbohidrat kompleks, protein dan magnesium yang bisa mengembalikan energi dengan cepat. Pasien bisa mempersiapkan buah ini untuk dikonsumsi setelah melakukan pemeriksaan kesehatan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *