Menu Close

Mengenal SIDS, Kematian Mendadak Bayi dan Penyebabnya

sids

SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome adalah salah satu sindrom kematian mendadak yang sering menyerang bayi. 

Sindrom ini biasanya muncul secara tiba-tiba tanpa adanya gejala, bahkan terlihat seperti sedang tidur biasa. SIDS ini seringkali menyerang bayi yang usianya masih di bawah satu tahun. 

Hingga kini, penyebab pasti dari fenomena SIDS belum diketahui. Penyakit ini pun termasuk langka karena terjadi secara tiba-tiba tanpa munculnya gejala. 

Sebagai upaya antisipasi, berikut ini beberapa informasi terkait SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome, mulai dari penyebab dan faktor risiko yang bisa menyerang bayi secara mendadak dan kapan saja.

Penyebab SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome 

Meskipun penyakit ini muncul secara tiba-tiba dan seringkali tidak menimbulkan gejala apapun, para peneliti sepakat bahwa SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome mungkin saja bisa terjadi karena beberapa hal ini:

  • Area otak bayi tumbuh dengan tidak normal sehingga kesulitan saat mengontrol pernapasan
  • Apnae atau kejadian ketika napas bayi berhenti saat sedang tidur. 

Hal yang bisa meningkatkan munculnya Sudden Infant Death Syndrome

SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome merupakan salah satu penyakit langka yang menyerang bayi di bawah satu tahun. Hingga ini, para peneliti masih terus mencari penyebab utama dari munculnya penyakit ini. 

Namun, beberapa kebiasaan ini bisa jadi meningkatkan risiko terjadinya SIDS. berikut di antaranya:

  • Sering meletakkan bayi dalam posisi tengkurap atau miring sebelum usianya mencapai 1 tahun
  • Terjadi infeksi pernapasan
  • Bayi lahir prematur atau bayi lahir kembar
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Ibu memiliki kebiasaan merokok saat hamil atau merupakan perokok pasif
  • Bayi mengalami kedinginan atau kepanasan
  • Ranjang bayi tidak terlalu aman
  • Bayi yang berasal dari Afrika asli atau Amerika asli
  • Bayi tidur bersama dengan orangtua dan hewan peliharaan
  • Tidur pada area yang empuk, sehingga saluran pernapasannya tertutup
  • Ibu mengonsumsi alkohol
  • Ibu tidak melakukan kontrol kehamilan secara rutin

Beberapa kejadian di atas dipercaya bisa meningkatkan risiko terjadinya SIDS pada bayi. 

Bisakah SIDS dicegah?

Sebagai calon orangtua mungkin kita jadi khawatir mengenai penyakit ini yang bisa muncul secara tiba-tiba. Terkait hal ini, mungkin kita juga bertanya-tanya apakah SIDS bisa dicegah atau tidak. 

Jawabannya adalah bisa. Kamu bisa mulai dengan menerapkan hidup sehat terutama saat hamil dan setelah bayi lahir. Berikut ini di antaranya.

  • Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol saat hamil. Sebaiknya hindari juga asap rokok saat sedang keluar rumah. Sebagai upaya perlindungan, kamu bisa menggunakan masker yang bisa melindungi dari asap rokok. 
  • Rutin melakukan cek kehamilan.
  • Ketika bayi lahir, sebaiknya pisah tempat tidur dengan bayi. Kamu bisa menaruh bayi di box bayi yang dekat dengan tempat tidurmu. 
  • Jauhkan barang seperti mainan bayi, bantal, selimut, dan guling saat bayi akan tidur.
  • Jangan berikan pakaian yang terlalu ketat atau panas pada bayi.
  • Berikan ASI eksklusif agar kekebalan tubuhnya naik.
  • Hindari menggunakan kasur yang terlalu empuk, karena bisa memutus saluran pernapasannya. Sebaiknya berikan alas yang keras seperti matras untuk bayi. 
  • Posisikan bayi tidur terlentang, dan hindari posisi tengkurap atau miring ke samping.

Itu dia beberapa informasi terkait SIDS atau sindrom kematian mendadak pada bayi, penyebab, hingga pencegahan yang bisa dilakukan. 

Ketika anak mengalami kesulitan bernapas atau tidak sadarkan diri segera larikan ke UGD terdekat untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan medis yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *