Menu Close

Siladex Batuk Berdahak: Cara Konsumsi dan Dosis

Siladex Batuk Berdahak: Cara Konsumsi dan Dosis

Anda sedang mengalami batuk berdahak? Coba segera minum Siladex batuk berdahak, Mucolytic dan Expectorant yang formulanya khusus menangani batuk lendir yang membandel dan menjengkelkan.

Obat batuk ini merupakan salah satu produk dari Konimex, salah satu perusahaan farmasi terkenal di Indonesia, yang mengklaim setiap barang yang diproduksi telah melewati standar uji yang aman dan berkualitas.

Lalu apa yang membuat Siladex Mucolytic dan Expectorant ini sangat direkomendasikan saat Anda mengalami batuk berlendir?

Bahan khusus Siladex Batuk berdahak

Diketahui obat batuk ini mengandung dua bahan aktif, yaitu Bromhexin HCL dan Guaifenesin. Bahan pertama mempunyai peranan untuk mengencerkan dahak yang mengental di tenggorokan.

Sedangkan bahan kedua berfungsi memudahkan dahak keluar dari tenggorokan. Kedua bahan aktif ini bekerja sama mengatasi batuk lendir sehingga Anda bisa lega kembali. Disebutkan juga bahwa keduanya tidak mengakibatkan kantuk.

Jumlah komposisi bahan dan kemasan

Jumlah Bromhexin HCL dalam Siladex berjumlah 10 mg dan Guaifenesin berjumlah 5 mg. Obat batuk ini berupa sirup yang dikemas dalam botol plastik berbagai ukuran, yaitu 60 ml, 30 ml, dan 100 ml.

Jenis obat

Siladex merupakan jenis obat bebas terbatas. Hal itu dibuktikan pada logo lingkaran berwarna biru di kemasan.

Obat bebas terbatas sendiri adalah obat yang bisa dibeli secara bebas dan tanpa resep dokter namun si pembeli harus memperhatikan aturan pakai dan efek sampingnya.

Yang boleh mengonsumsi

Obat batuk Siladex ini dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak di atas 10 tahun yang menderita batuk lendir penyebab gangguan pernapasan.

Yang tidak boleh mengonsumsi

Terdapat beberapa orang yang tidak diperbolehkan mengonsumsi Siladex, yaitu ibu hamil, orang yang sudah mengonsumsi obat batuk atau flu lainnya, orang yang reaktif terhadap alergi, penderita hipersensitif, yang mengalami kesulitan bernapas, dan ibu menyusui.

Dosis dan jumlah pemberian

Siladex batuk berdahak berdasarkan aturan yang tertera pada kemasan mempunyai dosis 3 kali sehari 1 sendok 5 ml untuk orang dewasa dan 3 kali sehari 1 1/2 sendok 2,5 ml untuk anak-anak di atas 10 tahun.

Efek samping

Meskipun sudah melalui uji produk yang aman dan berkualitas, bukan berarti obat batuk berdahak tidak mempunyai efek samping.

Efek samping sebuah produk terjadi karena adanya proses kimiawi dalam pembuatan. Untuk Siladex efek sampingnya adalah masalah pada lambung dan pencernaan, menderita sakit kepala dan pusing, badan mengeluarkan keringat, muncul ruam pada kulit, sakit perut, muntah, dan gatal.

Apabila Anda mengalami salah satu efek samping di atas segera hentikan pemakaian kemudian hubungi dan konsultasi dokter untuk saran pengobatan yang lebih baik.

Yang perlu Anda perhatikan saat mengonsumsi

Ada berapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika ingin mengonsumsi Siladex. Biasanya ini berkaitan dengan dosis dan efek samping.

Untuk dosis sebaiknya ikuti aturan yang tertera pada kemasan. Jangan kelebihan atau kekurangan alias harus tepat.

Jika kelebihan dapat menyebabkan efek samping serius sedangkan jika kekurangan atau terlewati, segera ganti di waktu berikutnya, dan jangan digandakan karena bisa berkomplikasi serius juga.

Pada efek samping, jika memang Siladex berdahak menimbulkan kantuk walaupun diklaim tidak menimbulkan hal tersebut, Anda disarankan untuk tidak mengemudi terlebih dahulu.

Selain itu, jangan sesekali berhenti minum obat. Hentikan jika memang ada efek samping, dan konsultasikan kepada dokter setelahnya.

Harga Siladex Batuk Berdahak

Siladex untuk batuk berdahak ini dibanderol di kisaran Rp 10.000-an untuk ukuran 60 ml, dan Rp 7.000-an untuk 30 ml, dan dapat dibeli di toko-toko obat offline dan online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *